Minggu, 17 Juli 2011

Menentukan proporsi wajah suatu karakter:

masih bingung dengan penempatan objek2 wajah di bagian kepala ? coba ikuti ini ..

Wajah yang tengah menghadap kearah depan:


Wajah yang tengah menghadap kearah depan:

- panjang rahang dan dagu tidak melebihi setengah bentuk dasar lingkaran.

- kuping biasanya sejajar dengan alis dan bagian bawah hidung

- jarak antara mata kurang lebih sama dengan ukuran satu bola mata.

- menentukan garis mata untuk menentukan letak alis bias mengurangi keruwetan saat membuat sketsa.

How to Draw Manga (wajah dan kepala tampak depan)

Oleh: Rathy Methya

Ini diahh Tutorial How to Draw Manga-ku yang pertama.

Sebelumnya aku akan menjelaskan terlebih dahulu bagian-bagian badan/anatomi tubuh manusia. Hmmmmm Ga jadi deh. Yang udah belajar IPA di SD pasti udah tau .. hehe

Oke langsung aja ke bagian yang paling penting didalam pembuatan karakterer manga yaitu KEPALA dan WAJAH.

Ini dia, salah satu keunggulan komik jepang dibandingkan komik lainnya yaitu terletak dalam bentuk dan penggambaran wajah suatu karakter.

Wajah dalam manga sebenarnya menggunakan gaya kartun—yaitu gaya yang menggunakan garis-garis dan bentuk yang sederhana untuk melambangkan dari bentuk-bentuk yang rumit.

Dengan menggunakan gaya tersebut, para mangaka mempunyai lebih kekuasaan untuk menonjolkan ekspresi-ekspresi karakter mereka bentuk-bentuk yang sederhana lebih mudah ditangkap oleh bayangan kita daripada bentuk-bentuk yang rumit.

Walaupun seorang artis mempunyai selera dan ekinginan masing-maasing dalam menggambar wajah-wajah karakter mereka, adalah baik untuk tetap berpegangteguh pada prinsip bentuk-bentuk sederhana tersebut ketika merancang roman muka seorang karakter.

np: lihat nomergambar sesuai dengan nomer tahapan.

Pertama-tama disini aku akan pake tekhnik kerangka. Sebenarnya ini tidak akan dibutuhkan bagi seorang mangaka yg telah terbiasa menggambar. Tetapi apa salahnya kita mencobanya dulu. Karena ada kelebihan tersendiri dalam tekhnik kerangka ini yaitu bentuk yang lebih tegas dan proposional.

Hal pertama yang perlu disiapkan adalah Pinsil, penghapus dan penggaris dan media kertas saja.

1. Gambaarlah sebuah lingkaran sebagai kerangka awal dalam pembuatan kepala. Dari sini juga membantu fungsi imajinasi kita.

2. Kemudian berilah beberapa garis bantu yang fungsinya untuk menentukan tataletak objek-objek pada wajah seperti mata hidung bibir dan telinga seperti pada gambar. Panjang kerangka disesuaikan dengan ukuran jenis karakter apa yang akan kita buat disini kita akan membuat karakter remaja perempuan, sehingga ukurannya sedemikian rupa.

3. Dengan garis bantu yang telah ada, kita bisa membentuk rahang dan dagu.

4. Kemudian tambahkan objek-objek wajah pada kerangka-kerangka yang telah ada. Dimulai dari mata. Yang terdiri dari duabuah kurva yang ukurannya berbeda. Karena karakter yang akan dibuat adalah seorang perempuan maka garismata dibuat lebih tebal dan deberi beberapa sentuhan kecantikan serta mata dibuat lebih besar. Lalu beri warna blok hitam untuk mengisi warna mata.

5. Apabila garis bantu/kerangka sudah dirasa mengganggu lebih baik hapus aja deh. Lalu tambahkan pula objek lainnya seperti hidung, bibir, telinga dan leher pada posisi yang kiranya pass. Atau sesuai kerangka.

6. Setelah itu, tambahkan rambut yang agak mengembung. Lho ko ? namanya juga kartun . hehe . setelah itu beri sentuhan-sentuhan efek shadow maupun lighting.


Begitu kira-kira. ^^ aku juga masih belajar jadi maklum kalau gambarnya acak-acakan n penjelasannya kurang tertata. Gomenasai.

7. Tahap akhir berilah warna agar lebih menarik. Lebih enak lagi kalau menggambar digital hasilnya lebih memuaskan. Tapi percayalah, prosesnya lama sekali terutama bagiku yang masih belum mahir dalam menjalankan program gambar digital.

Oke .. Selamat mencoba

Jumat, 15 Juli 2011

Manga

::sekilas info::

Majalah-majalah manga di Jepang biasanya terdiri dari beberapa judul komik yang masing-masing mengisi sekitar 30-40 halaman majalah itu (satu chapter/bab). Majalah-majalah tersebut sendiri biasanya mempunyai tebal berkisar antara 200 hingga 850 halaman. Sebuah judul manga yang sukses dapat terbit hingga bertahun-tahun seperti "ジョジョの奇妙な冒険 / Jojo no Kimyō na Bōken / JoJo's Bizarre Adventure / Misi Rahasia". Umumnya, judul-judul yang sukses dapat diangkat untuk dijadikan dalam bentuk animasi (atau sekarang lebih dikenal dengan istilah ANIME) contohnya adalah seperti Naruto, Bleach dan One Piece

Beberapa manga cerita aslinya bisa diangkat berdasarkan dari novel / visual novel, contohnya adalah "Basilisk" (tidak beredar di Indonesia) berdasarkan dari novel "甲賀忍法帖, Kōga Ninpōchō" oleh Futaro Yamada, yang menceritakan pertarungan antara klan ninja Tsubagakure Iga dan klan ninja Manjidani Koga. Ada juga yang mengangkat dari segi sejarah, seperti sejarah Tiga Kerajaan (The Three Kingdom) seperti Legenda Naga (Ryuuroden) dan sejarah-sejarah Jepang, kadang ada yang memakai nama yang benar benar ada, ada juga yang memakai tokoh fiktif. Setelah beberapa lama, cerita-cerita dari majalah itu akan dikumpulkan dan dicetak dalam bentuk buku berukuran biasa, yang disebut tankōbon (atau kadang dikenal sebagai istilah volume). Komik dalam bentuk ini biasanya dicetak di atas kertas berkualitas tinggi dan berguna buat orang-orang yang tidak atau malas membeli majalah-majalah manga yang terbit mingguan yang memiliki beragam campuran cerita/judul. Dari bentuk tankōbon inilah manga biasanya diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain di negara-negara lain seperti Indonesia.


Setelah beberapa lama, cerita-cerita dari majalah itu akan dikumpulkan dan dicetak dalam bentuk buku berukuran biasa, yang disebut tankōbon (atau kadang dikenal sebagai istilah volume). Komik dalam bentuk ini biasanya dicetak di atas kertas berkualitas tinggi dan berguna buat orang-orang yang tidak atau malas membeli majalah-majalah manga yang terbit mingguan yang memiliki beragam campuran cerita/judul. Dari bentuk tankōbon inilah manga biasanya diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain di negara-negara lain seperti Indonesia. Manga (kanji: 漫画; hiragana: まんが; katakana: マンガ; About this sound listen (help·info); English /ˈmɑːŋɡə/ or /ˈmæŋɡə/) consist of comics and print cartoons (sometimes also called komikku コミック), in the Japanese language and conforming to the style developed in Japan in the late 19th century.[1] In their modern form, manga date from shortly after World War II,[2] but they have a long, complex pre-history in earlier Japanese art.[3]

In Japan, people of all ages read manga. The medium includes works in a broad range of genres: action-adventure, romance, sports and games, historical drama, comedy, science fiction and fantasy, mystery, horror, sexuality, and business/commerce, among others.[4] Since the 1950s, manga have steadily become a major part of the Japanese publishing industry,[5] representing a 406 billion yen market in Japan in 2007 (approximately $3.6 billion). Manga have also gained a significant worldwide audience.[6] In 2008, the U.S. and Canadian manga market was valued at $175 million. Manga are typically printed in black-and-white,[7] although some full-color manga exist (e.g. Colorful). In Japan, manga are usually serialized in large manga magazines, often containing many stories, each presented in a single episode to be continued in the next issue. If the series is successful, collected chapters may be republished in paperback books called tankōbon.[8] A manga artist (mangaka in Japanese) typically works with a few assistants in a small studio and is associated with a creative editor from a commercial publishing company.[2] If a manga series is popular enough, it may be animated after or even during its run,[9] although sometimes manga are drawn centering on previously existing live-action or animated films[10] (e.g. Star Wars).

"Manga" as a term used outside Japan refers specifically to comics originally published in Japan.[11] However, manga-influenced comics, among original works, exist in other parts of the world, particularly in Taiwan ("manhua"), South Korea ("manhwa"),[12] and China, notably Hong Kong ("manhua").[13] In France, "la nouvelle manga" has developed as a form of bande dessinée (literally drawn strip) drawn in styles influenced by Japanese manga. In the United States, people refer to what they perceive as manga "styled" comics as Amerimanga, world manga, or original English-language manga (OEL manga). Still, the original term "manga" is primarily used in English-speaking countries solely to describe comics of Japanese origin.